Daripenjabaran diatas maka bisa disimpulkan bahwa secara singkat prinsip kerja AC sentral pada ruangan adalah menyedot udara dari ruangan kemudian dicampur dengan udara segar dari sekitar yang komposisinya bisa diatur. Kemudian campuran udara tersebut masuk ke dalam AHU menuju filter, berlanjut ke kipas/fan sentrifugal dan koil pendingin. terdapatdi dalam BW pada saat ini telah diatur secara terpisahtersendiri oleh from EKONOMI 32424 at Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Study Resources. Terdapat di dalam bw pada saat ini telah diatur. School Sekolah Tinggi Akuntansi Negara; Course Title EKONOMI 32424; Uploaded By Rahmajariatul18. Polusiudara dalam ruangan (indoor air pollution) adalah suatu kondisi dimana terdapat debu, kotoran, gas, dan zat kimia di udara yang berada di dalam suatu ruangan seperti rumah atau tempat kerja.Polusi udara ini dapat berbahaya ketika terhirup masuk ke saluran pernapasan. Kualitas udara yang buruk dalam suatu ruangan telah dikaitkan dengan meningkatnya faktor risiko penyakit paru-paru h9K3fq1. JAKARTA, - Untuk urusan menyejukkan suatu ruangan di rumah, ada berbagai jenis pendingin ruangan yang dapat dipilih, salah satunya adalah AC split. AC split memiliki bentuk praktis dan teknologi yang sesuai untuk ruangan yang ada di rumah. Jika kamu masih asing dengan jenis AC satu ini, baca lebih lanjut untuk mengetahuinya lebih juga 8 Tips Merawat AC agar Bekerja Optimal dan Tahan Lama Dilansir dari berbagai sumber, Senin 25/7/2022, berikut ini adalah pengertian AC split yang bisa kamu ketahui. Shutterstock/Andrey_Popov Ilustrasi AC atau pendingin udaraApa itu AC split? AC split adalah jenis AC yang terpasang di tembok dan terbagi atas unit indoor unit pendingin yang dipasang di dalam ruangan dan outdoor unit pembuang panas yang dipasang di luar ruangan.Alasan AC jenis ini dinamai split itu karena terbagi atas dua unit yang letaknya berada di dua tempat berbeda. AC split merupakan pendingin ruangan yang dapat diatur agar mengeluarkan suhu yang lebih rendah dari suhu yang terdapat dalam lingkungan sekitar, serta lebih efektif bekerja pada ruangan yang tertutup. Komponen AC split Baca juga AC Standing Floor dan AC Portable, Apa Bedanya? AC split memiliki komponen penyusun untuk menghasilkan proses sirkulasi udara yang membuat udara dalam suatu ruangan menjadi sejuk atau cenderung dingin. Beberapa komponen AC split adalah sebagai berikut Evaporator STMahasiswa/Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember31 Januari 2022 0611Halo Rafif R. Jawaban yang tepat adalah J/s atau W. Perhatikan penjelasan berikut ya. Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!BYGunakan rumus konduksi. Diketahui A = 4 m² T = 30-20 = 10°C l = 5 mm = 5 . 10^-3 k = 0,8 W/ Ditanya Q/t = ? Jawab Q/t = k . A . T / l Q/t = 0,8 . 4 . 10 / 5 . 10^-3 Q/t = 6400 J/s Q/t = 6400 wattYuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!Yah, akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan! Pernah berada didalam ruangan dengan kondisi nyaman, sejuk, dan agak-agak dingin sedikit…? Tentu saja pernah jika berada di Bank, Rumah Sakit Swasta, dll. Namun setelah keluar dari ruangan, suasananya jelas sangat berbeda bukan.. Tentu ini semua tidak terlepas dari peranan yang namanya Air Conditioner AC. Terlebih lagi bagi Anda yang sekarang tinggal di daerah perkotaan besar. Air Conditioner AC merupakan sebuah alat yang digunakan untuk pengkondisian udara didalam ruangan. Kok pengkondisian udara? Yaaa.. karena kondisi suhu udara bisa diatur atur sesuai dengan kehendak kita. Tetapi apakah Anda mengetahui bagaimana cara kerja dari AC itu sendiri? Berikut adalah prinsip kerja Air Conditioner AC yang sebenarnya punya prinsip sama dengan Lemari Es yang Anda punya di rumah. Secara garis besar prinsip kerja air conditioner adalah sebagai berikut 1. Udara di dalam ruangan dihisap oleh kipas sentrifugal yang ada dalam evaporator dan udara bersentuhan dengan pipa coil yang berisi cairan refrigerant. Dalam hal ini refrigerant akan menyerap panas udara sehingga udara menjadi dingin dan refrigerant akan menguap dan dikumpulkan dalam penampung uap. 2. Tekanan uap yang berasal dari evaporator disirkulasikan menuju kondensor, selama proses kompresi berlangsung, temperatur dan tekanan uap refrigerant menjadi naik dan ditekan masuk ke dalam kondensor. 3. Untuk menurunkan tekanan cairan refrigerant yang bertekanan tinggi digunakan katup ekspansi untuk mengatur laju aliran refrigerant yang masuk dalam evaporator. 4. Pada saat udara keluar dari condensor udara menjadi panas. Uap refrigerant memberikan panas kepada udara pendingin dalam condensor menjadi embun pada pipa kapiler. Dalam mengeluarkan panas pada condensor, dibantu oleh kipas propeller. 5. Pada sirkulasi udara dingin terus-menerus dalam ruangan, maka perlu adanya thermostat untuk mengatur suhu dalam ruangan atau sesuai dengan keinginan. 6. Udara dalam ruang menjadi lebih dingin dibanding diluar ruangan sebab udara di dalam ruangan dihisap oleh sentrifugal yang terdapat pada evaporator kemudian terjadi udara bersentuhan dengan pipa/coill evaporator yang didalamnya terdapat gas pendingin freon. Di sini terjadi perpindahan panas sehingga suhu udara dalam ruangan relatif dingin dari sebelumnya. 7. Suhu di luar ruangan lebih panas dibanding di dalam ruangan, sebab udara yang di dalam ruangan yang dihisap oleh kipas sentrifugal dan bersentuhan dengan evaporator, serta dibantu dengan komponen AC lainnya, kemudian udara dalam ruangan dikeluarkan oleh kipas udara kondensor. Dalam hal ini udara di luar ruangan dapat dihisap oleh kipas sentrifugal dan masuknya udara melalui kisi-kisi yang terdapat pada AC. 8. Gas refrigerant bersuhu tinggi saat akhir kompresi di condensor dengan mudah dicairkan dengan udara pendingin pada sistem air cooled atau uap refrigerant menyerap panas udara pendingin dalam condensor sehingga mengembun dan menjadi cairan di luar pipa evaporator. 9. Karena air atau udara pendingin menyerap panas dari refrigerant, maka air atau udara tersebut menjadi panas pada waktu keluar dari kondensor. Uap refrigerant yang sudah menjadi cair ini, kemudian dialirkan ke dalam pipa evaporator melalui katup ekspansi. Kejadian ini akan berulang kembali seperti di atas. Alat pada AC itu terdiri dari pompa compressor, evaporator, penukar panas, dan katup pemuaian dan prinsip kerja siklus pendinginan udara dapat dilihat pada gambar. Gambar 1 Gambaran sederhana siklus dingin. 1 kondensor, 2 katup ekspansi, 3 evaporator, 4 kompresor. Gambar 2 Gambaran Komplek dari Gambar 1. Dan sebagai cairan yang bersifat sebagai penghantar dari kalor yang terdapat pada udara adalah freon diantaranya CCl2F2. Pada gambar diatas di sebelah kiri mengandung freon yang bersuhu rendah dan tekanan rendah sedangkan sisi kanan mengandung suhu yang tinggi dan tekanan tinggi. Pompa dijalan oleh oleh motor listrik pada kompressor sehingga menarik uap freon yang keluar dari pembeku, memampatkannya menaikkan tekanan dan meneruskannya ke penukar pasa pada tekanan tinggi. Sekarang suhu uap freon menjadi lebih besar dari pada suhu udara di sekitar penukar panas, sehingga uap freon akan melepaskan kalornya ke udara sekitarnya dan uap freon mengembun menjadi cair. Bukti dari pelepasan kalor ke udara sekitarnya adanya tangan anda merasa panas ketika mendekatkan tangan ke sirip-sirip penukar panas pada bagian belakang AC. Freon cair yang keluar dari kondensor menuju ke katup pemuaian. Disini, freon cair memuai dan kelajuan pemuaiannya diatur oleh katup pemuaian. Akibat pemuaian, freon cair akan menyerap kalor dari udara yang ada di dalam AC, sehingga udara tersebut mendingin, sedangkan freon cair menguap. Uap freon yang keluar dari pembeku kemudian ditarik oleh pompa kompressor untuk mengulangi siklus berikutnya. Gambar 3 Siklus Pendinginan pada AC Proses tersebut diatas berjalan berulang-ulang sehingga menjadi suatu siklus yang disebut siklus pendinginan pada udara yang berfungsi mengambil kalor dari udara dan membebaskan kalor ini ke tempat lain semisal di luar ruangan. Untuk cara kerjanya sendiri, pada saat AC pertama kali dinyalakan melalui remote, di ruangan yang sepi anda akan mendengar 1 kali bunyi “tek”. Bunyi tersebut menandakan bahwa kompressor mulai bekerja, memompa gas freon dari unit outdoor ke unit evaporator di Indoor untuk kemudian disembur angin oleh kipas ke dalam ruangan. Kemudian komputer di unit Indoor AC akan memberitahukan sensor termometer yang disebut thermostat di unit Indoor agar suhu ruangan tersebut dapat sama dengan suhu yang tertera di remote AC. Apabila contoh suhu remote disetel di 24 derajat, dan suhu ruangan sudah mencapai 24 derajat maka akan lagi terdengar bunyi “tek” lagi dimana kompressor AC akan mati dan AC di ruangan hanya akan menyemburkan angin saja karena gas freon tidak lagi dipompa dari unit outdoor ke unit indoor. Pada kondisi ini pemakaian listrik akan sangat kecil karena praktis listrik yang dibutuhkan hanya untuk kipas atau fan, thermostat, dan lampu-lampu pada Indoor AC. Kemudian pada saat suhu ruangan naik menjadi dua puluh lima koma satu derajat, kompressor akan kembali menyala dimana anda akan mendengar lagi bunyi “tek”. Hal ini akan terjadi berulang-ulang selama AC dinyalakan. Kondisi kompressor AC yang menyala dan mati ini hanya dapat terjadi pada saat suhu remote tercapai. Oleh sebab itu, sebaiknya anda tidak menyetel suhu remote AC di 16 derajat. Karena ruangan anda tidak akan mencapai suhu 16 derajat. Ada baiknya agar anda selalu memasang suhu remote di minimal 22-23 derajat, dimana kondisi ruangan di suhu ini masih ada kemungkinan tercapai pada dini hari atau subuh sekitar pukul atau Hal ini akan berdampak langsung pada tagihan listrik anda per bulan. semakin sering kompressor AC dapat beristirahat, semakin hemat jugalah pemakaian listrik di rumah anda. baiuanggara